Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tungka, Kabupaten Enrekang, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) turut berpartisipasi membantu warga dalam kegiatan memipil jagung. Kegiatan ini menggunakan alat khusus yang dikenal dengan nama madaros, yang berfungsi mempercepat proses pemisahan biji jagung dari tongkolnya.
Aktivitas dimulai pada siang hari di salah satu area perkumpulan warga. Mahasiswa bersama masyarakat bekerja sama mengoperasikan madaros secara bergantian, sambil mempelajari teknik penggunaannya. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini tidak hanya meringankan beban kerja petani, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran langsung mengenai proses pascapanen jagung, yang merupakan salah satu komoditas unggulan Desa Tangka.
Melalui kegiatan ini, terjalin hubungan yang semakin erat antara mahasiswa KKN dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor pertanian lokal sekaligus memberikan wawasan praktis bagi mahasiswa terkait potensi dan tantangan yang dihadapi petani jagung di wilayah tersebut.